Teruntuk kamu
Menurutku kamu sama seperti sepotong senja di atas ketinggian yang terbenam di cakrawala, dan membuat langit ke ungu unguan, burung pun pulang kepada sarangnya, dan udara yang lembab, hal tersebut membuatku tenang dan tentram, dan hal itupun kulihat pertama kalinya membuatku candu, dan candu ini sama seperti saat ku melihatmu pertama kalinya dan aku menyukainya, menyukaimu adalah hal terbaik kedua setelah aku melihatmu, karena takan ada yang kedua tanpa yang pertama, dan setelah ada yang kedua, aku harap ada yang ketiga dan seterusnya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar